Uncategorized

Mbak dian

Dear diary…
Hari selasa kemaren… Terakhir kalinya aku ngelihat mbak dian.. Entah kenapa kangen banget u.u
meskipun sering sebel pas dibilang mirip tp sejujurnya aku jg pengeeeen deket2 sama mbak dian.. Ya Allah semoga kakak2 ppl bisa menyelesaikan pendidikannya dengan nilai bagus!! Dan semoga kelak mereka bisa menjadi guru yg baiiiiiiiiik dan disenangi muridnya 😀
amin… Apa kabar ya mbak dian? 😦

Iklan
Fanfic

Someone Familiar

Kasur… Dinding biru… Poster taeyeon…

Itu semua yang terakhir kulihat saebelum aku memejamkan mata. Entah dimana aku sekarang, tapi rasanya ahh tempat ini sangat familiar!! Sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat. Suatu tempat… Dimana… Agh mungk– apa itu??! Aku mendengar sesuatu!!! Aku berusaha mengikuti sumber suara tersebut dan dari kejauhan aku melihat seorang wanita… Cantik. Sangat cantik. Apa itu bidadari??. Namun dia tak memiliki sayap, tak juga berbusana putih ataupun memakai mahkota daun. Tapi kecantikannya sungguh luar biasa. Apa dia manusia??.

Terpesona, aku berusaha mendekatinya. Namun tiba2 seorang wanita lain datang menghampirinya dan mereka– oh tidak. Tidak mungkin. Tanpa kusadari mulutku terbuka lebar melihat keduanya errr melakukan itu. Aku memutuskan untuk bersembunyi di balik pohon dan melihat mereka berdua. Wanita yang baru datang tadi tersenyum begitu lebar dan saat ini juga aku baru menyadari kalau mungkin saja dia satu spesies dengan wanita tadi– bidadari. Dia memiliki senyum yang manis, matanya bahkan ikut tersenyum. Kulitnya begitu mulus, membuatku iri. Dan disaat aku sedang mengaguminya, ah dia melakukan itu lagi. Apa dia sangat suka melakukan itu??. Aku masih di bawah umur sih sebenarnya. Tapi apa boleh buat. Itu benar2 hot.

Tak pernah sebelumnya aku melihat adegan seperti ini, yang diperankan oleh sesama wanita. Ew. Membayangkannya saja sudah merinding. Tapi saat melihat mereka berdua, entah kenapa aku begitu tertarik. Seolah2 mereka memang tercipta untuk mencintai satu sama lain… Ini aneh. Dan meskipun aku merasa kalau ini aneh, aku tak bisa sedetikpun berpaling dari apa yang ku lihat. Dan BAM!!! Tiba2 sesuatu mengenai kepalaku dan membuatku mengingat sesuatu. Mereka… Kenapa mereka begitu mirip dengan seseorang? Batinku pada diri sendiri, melihat kedua orang yang nampaknya masih asyik ekhem, melakukan itu.

Sedetik kemudian, refleks aku menutup mulut dengan kedua tanganku. Tak percaya. Mereka.. Mereka… Taeny?!!!? Seriously?!

Seolah mendengar apa yang ku perdebatkan di kepalaku, kedua wanita itu menoleh ke arahku. Tersenyum sambil melambaikan tangan… Cantiknya. Aku lantas keluar dari balik pohon dan balas melanmbaikan tangan ke mereka. Taeyeon nampak mengatakan sesuatu, namun aku tak bisa mendengarnya. Aku berusaha mendekati mereka, saat hanya 1 meter jarak diantara kita, tiffany mengulurkan tangannya ke depan. Mengisyaratkanku untuk berhenti.

“cukup,” katanya.
“hey, apa yg kalian lakukan disini?” tanyaku pada mereka.
“tidakkah kau melihat yang barusan…” taeyeon tersenyum nakal kepadaku. Tiffany langsung menepuk bahunya dengan keras. Ow.
“shut up tae.” ucapnya pada taeyeon. Tiffany lalu kembali menatapku. “this is me and taeyeon. We like it here. Because we feel free. No one stops us from doing what we want. Loving each other.”

aku menganggukkan kepalaku, mengerti. “nggak masalah kok, aku suka sama kalian berdua”

“terimakasih telah menerima kami apa adanya, aku sangat berterimakasih.” ucap taeyeon sambil tersenyum lebar, memperlihatkan lesung pipinya yang menawan.

“its okay, please be happy you two.” mereka berdua memandangku dalam. Taeyeon mengulurkan tangannya dan aku menyambutnya. Halus… Lotion apa yang dia gunakan???. Taeyeon kemudian memposisikan aku diantara dirinya dan tiffany. Mereka berdua menggandengku sambil berjalan.

“you should go home and study for exam. Fighting!!” ujar tiffany sembari memasang ekspresi manisnya. Aku hanya bisa tersenyum mengagumi apa yang selama ini hanya bisa ku lihat di layar kaca.

“berjalanlah ke arah sana. Kau akan kembali ke tempat asalmu. Berhati-hatilah.” taeyeon mengelus-elus rambutku dengan penuh kasih sayang. Aku melepaskan genggaman tanganku dari mereka dan berjalan ke depan kemudian berhenti setelah beberapa langkah lalu menoleh ke belakang. Taeyeon dan tiffany melambaikan tangan ke arahku. Aku balas melambaikan tangan dan kembali berjalan ke arah yang semestinya.

Fanfic

Someone Familiar

Kasur… Dinding biru… Poster taeyeon…

Itu semua yang terakhir kulihat saebelum aku memejamkan mata. Entah dimana aku sekarang, tapi rasanya ahh tempat ini sangat familiar!! Sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat. Suatu tempat… Dimana… Agh mungk– apa itu??! Aku mendengar sesuatu!!! Aku berusaha mengikuti sumber suara tersebut dan dari kejauhan aku melihat seorang wanita… Cantik. Sangat cantik. Apa itu bidadari??. Namun dia tak memiliki sayap, tak juga berbusana putih ataupun memakai mahkota daun. Tapi kecantikannya sungguh luar biasa. Apa dia manusia??.

Terpesona, aku berusaha mendekatinya. Namun tiba2 seorang wanita lain datang menghampirinya dan mereka– oh tidak. Tidak mungkin. Tanpa kusadari mulutku terbuka lebar melihat keduanya errr melakukan itu. Aku memutuskan untuk bersembunyi di balik pohon dan melihat mereka berdua. Wanita yang baru datang tadi tersenyum begitu lebar dan saat ini juga aku baru menyadari kalau mungkin saja dia satu spesies dengan wanita tadi– bidadari. Dia memiliki senyum yang manis, matanya bahkan ikut tersenyum. Kulitnya begitu mulus, membuatku iri. Dan disaat aku sedang mengaguminya, ah dia melakukan itu lagi. Apa dia sangat suka melakukan itu??. Aku masih di bawah umur sih sebenarnya. Tapi apa boleh buat. Itu benar2 hot.

Tak pernah sebelumnya aku melihat adegan seperti ini, yang diperankan oleh sesama wanita. Ew. Membayangkannya saja sudah merinding. Tapi saat melihat mereka berdua, entah kenapa aku begitu tertarik. Seolah2 mereka memang tercipta untuk mencintai satu sama lain… Ini aneh. Dan meskipun aku merasa kalau ini aneh, aku tak bisa sedetikpun berpaling dari apa yang ku lihat. Dan BAM!!! Tiba2 sesuatu mengenai kepalaku dan membuatku mengingat sesuatu. Mereka… Kenapa mereka begitu mirip dengan seseorang? Batinku pada diri sendiri, melihat kedua orang yang nampaknya masih asyik ekhem, melakukan itu.

Sedetik kemudian, refleks aku menutup mulut dengan kedua tanganku. Tak percaya. Mereka.. Mereka… Taeny?!!!? Seriously?!

Seolah mendengar apa yang ku perdebatkan di kepalaku, kedua wanita itu menoleh ke arahku. Tersenyum sambil melambaikan tangan… Cantiknya. Aku lantas keluar dari balik pohon dan balas melanmbaikan tangan ke mereka. Taeyeon nampak mengatakan sesuatu, namun aku tak bisa mendengarnya. Aku berusaha mendekati mereka, saat hanya 1 meter jarak diantara kita, tiffany mengulurkan tangannya ke depan. Mengisyaratkanku untuk berhenti.

“cukup,” katanya.
“hey, apa yg kalian lakukan disini?” tanyaku pada mereka.
“tidakkah kau melihat yang barusan…” taeyeon tersenyum nakal kepadaku. Tiffany langsung menepuk bahunya dengan keras. Ow.
“shut up tae.” ucapnya pada taeyeon. Tiffany lalu kembali menatapku. “this is me and taeyeon. We like it here. Because we feel free. No one stops us from doing what we want. Loving each other.”

aku menganggukkan kepalaku, mengerti. “nggak masalah kok, aku suka sama kalian berdua”

“terimakasih telah menerima kami apa adanya, aku sangat berterimakasih.” ucap taeyeon sambil tersenyum lebar, memperlihatkan lesung pipinya yang menawan.

“its okay, please be happy you two.” mereka berdua memandangku dalam. Taeyeon mengulurkan tangannya dan aku menyambutnya. Halus… Lotion apa yang dia gunakan???. Taeyeon kemudian memposisikan aku diantara dirinya dan tiffany. Mereka berdua menggandengku sambil berjalan.

“you should go home and study for exam. Fighting!!” ujar tiffany sembari memasang ekspresi manisnya. Aku hanya bisa tersenyum mengagumi apa yang selama ini hanya bisa ku lihat di layar kaca.

“berjalanlah ke arah sana. Kau akan kembali ke tempat asalmu. Berhati-hatilah.” taeyeon mengelus-elus rambutku dengan penuh kasih sayang. Aku melepaskan genggaman tanganku dari mereka dan berjalan ke depan kemudian berhenti setelah beberapa langkah lalu menoleh ke belakang. Taeyeon dan tiffany melambaikan tangan ke arahku. Aku balas melambaikan tangan dan kembali berjalan ke arah yang semestinya.

Silly Fanfic

Late Night Talk

It was tiffany’s first time to hold another girl this close. So close that she can hear her breathing rhytm clearly. She forget how in the hell she can even did this in this place, in this hour. But all that matters now is, this girl who fell on her body. The girl who she wants the most.

“Tae..tae..” she managed to said as her left hand caressed the girl in her arms.

“hmmm” the girl lit up her face and now, staring eye to eye level with her. Tiffany couldn’t help it and her hidden desire had taken power in her act. She cupped that girl’s face in both her hands, and kissed her lips. Kissed her freakin kissable lips. That kiss lasted for almost 3 minutes but successfuly made those two inhaled breath deeply. Craving for oxygen.

“i think i love you fany…” said the other girl with redden face. Tiffany chuckle and caressed her lips.

“i love you too, taeyeon” and their lips touch again for the second time that night.

Uncategorized

My taenggu

Tadi jihan bilang kalo taeng itu member snsd yg mukanya paling nunjukin kalo dia oplas… 😦
bullshit. Tau apa dia ttg taeyeon?? Apa dia pernah ngubek2 profilnya taeyeon di internet kayak yg aku lakuin dulu??. Taeyeon ga oplas. Kalo pun oplas, dia cuma mancungin hidungnya dikit. Kenapa sih banyaaak banget yg ngira dia oplas?? Padahal dia itu alami.. Orang2 pada sok tau padahal mereka ga tau apa2. Cuman tau dr luar + terbawa komentar org lain aja.

Taeyeon….. Tolong tunjukin ke mereka kalo kamu itu lebih hebat dr yg mereka bayangkan!!!. Bikin kesalahan itu wajar, manusiawi.. Tapi nyari2 kesalahan org lain itu yg gak manusiawi.. Makasihh udah tegar selama ini… Aku bangga jadi taegangerss..!!!!! Gak peduli apa kata org lain, menurutku kamu itu seseorang yg bisa dipercaya!!!. I believe you taeyeon. You had my trust. You’re trust worthy. Sampai ketemu nanti jam 10 malem… Good luck for your solo album!!!!!.

Awas ji, sebenci2nya aku sama exo, aku ttp berusaha jaga omonganku ttg exo di depanmu. Tapi kamu??? Sama sekali ga ngehargai padahal kamu udah tau aku fansnya taeyeon!!!!!!. Liat aja nanti, kamu bakal nyesel udah bilang kayak gitu ttg taeyeon. She’s doesn’t deserve any hate from someone like you.

Uncategorized

Hari ini ga berangkat

Ssssshhhhhh
tadi malem udah tidur jam set 8, pagiiii bgt. Udah tanek tuh baru bangun jam 5 pagi. Padahal belum nyalin tugas akutansi ke folio. Udah ngerjain siiih tp belum dipindah ke folio.
Entah kenapa ada rasa nyesel kemaren udah gak les. Tapi kalo aku lesssss tugas wira gimanaaa?. Lbh milih ngerjain wira dong drpd les, ya mskipunn mbohemannn. Udah 3x ga masuk huhu. Nanti pokoknya harus masuk les. Ga peduli masih sakit kepala apa nggak, pokoknya les!!! Jgn biarkan 4 juta terbuang sia2……….